TUGAS BAHASA INDONESIA halaman-199
TEKS 1
TOPIK : PUDARNYA PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA DI KALANGAN REMAJA
PERNYATAAN : Dalam kehidupan sehari-hari
manusia tidak terlepas dari pemakaian bahasa. Dengan bahasa seseorang dapat mengungkapkan ide, gagasan, pikiran, dan keinginan dalam menyampaikan pendapat dan informasi. Bahasa sebagai alat untuk interaksi antar manusia dalam masyarakat memiliki sifat sosial yaitu pemakaian bahasa digunakan oleh setiap lapisan masyarakat. Bahasa bukan individual yang hanya dapat dipakai dan dipahami oleh penutur saja akan tetapi, pemakaian bahasa akan lebih tepat bila antara penutur dan mitra tutur saling memahami makna tutur.
Sebagai masyarakat Indonesia tentunya kita menggunakan Bahasa Indonesia sebagai bahasa
nasional, yang berfungsi sebagai alat komunikasi mempunyai peran sebagai penyampai informasi. Namun, pemakaian bahasa Indonesia dalam kehidupan seharihari mulai bergeser digantikan oleh pemakaian bahasa anak remaja yang dikenal dengan bahasa gaul. Interferensi bahasa gaul kadang muncul dalam penggunaan bahasa Indonesia dalam situasi resmi yang mengakibatkan penggunaan bahasa tidak baik dan tidak benar
FAKTOR FAKTOR PENDUKUNG MARAKNYA BAHASA GAUL DIKALANGAN REMAJA
a. Adanya bahasa gaul ditandai dengan menjamurnya internet dan situs-situs jejaring sosial yang berdampak signifikan terhadap perkembangan bahasa gaul. Penikmat situs-situs jejaring sosial yang kebanyakan adalah remaja, menjadi agen dalam menyebarkan pertukaran bahasa gaul.
b. Karena pengaruh lingkungan. Umumnya para remaja menyerap dari percakapan orang-orang dewasa di sekitarnya, baik teman sebaya atau keluarga.
c. Peran media, antara lain: (1) media elektronik yang menggunakan istilah bahasa gaul dalam film-film khusunya film remaja dan iklan, misal dari adegan percakapan di televisi. Aritnya bahasa gaul tidak hanya terjadi karena kontak langsung antara masyarakat itu
sendiri, tapi sebagian besar karena “disuapi” oleh media; (2) media cetak, misalnya bahasa yang ada dalam majalah, surat kabar atau koran. Selain itu, pembuatan karya sastra remaja misalnya cerpen atau novel yang umumnya menggunakan bahasa gaul.
d. Dampak dari pembangunan dan perkembangan
zaman atau twitter,
modernisasi, dimana segala hal yang ada di lingkungan kita harus selalu ter up-to date. Dampak dari modernisasi yang paling terlihat adalah gaya hidup, seperti cara berpakaian, cara belajar, aplikasi teknologi yang makin maju maupun cara bertutur kata (pemakaian bahasa). Yang pasti, bahasa gaul akan selalu muncul dan berkembang sesuai zaman masing-masing. Beberapa
tahun lalu, istilah “memble aje” atau “Biarin, yang penting kece” sempat ngetren. Istilah-istilah tersebut lantas tenggelam dengan sendirinya, tergantikan oleh istilah lain. Di antaranya, “so what gitu loh”, “jayus”, dan “Kesian deh lo!”.
SUMBER : https://journal.lppmunindra.ac.id/index.php/diskursus/article/download/6669/3179
TEKS 2
TOPIK : MENUMBUHKAN MINAT BACA DENGAN PENGENALAN PERPUSTAKAN PADA ANAK SEJAK DINI
PERNYATAAN :Membaca sangat penting bagi kehidupan manusia. Kegiatan
membaca buku merupakan kegiatan kognitif yang mencakup proses
penyerapan pengetahuan, pemahaman, kemampuan analisis, kemampuan
sintesis, dan kemampuan evaluasi. Dengan terbiasa membaca maka
seseorang akan memiliki cakrawala pengetahuan yang luas, kreativitas
terbuka, imajinasi tinggi, pemikiran yang maju dan berkembang serta menjadi cikal bakal pemberdayaan manusia yang cerdas dan
berintelektual. Membaca adalah wujud dari sifat pembelajar. Sangat
pantas jika buku disebut sebagai jendela dunia dan membaca merupakan
investasi masa depan.
SUMBER : https://journal.iainkudus.ac.id/index.php/Libraria/article/download/1189/1082
TEKS 3
TOPIK : MEMBACA SEBAGAI SUMBER PENGEMBANGAN INTELEKTUAL
PERNYATAAN : Membaca merupakan suatu kegiatanatau proses kognitif yang berupaya untuk
menemukan berbagai informasi yang terdapat dalam tulisan. Hal ini berarti membaca merupakan proses berfikir untuk memahami isi teks yang dibaca. Oleh sebab itu, membaca bukan hanya sekadar melihat kumpulan huruf yang telah membentuk kata, kelompok kata, kalimat, paragraf, dan wacana saja, tetapi lebih dari itu bahwa membaca merupakan kegitan memahami dan menginterpretasikan lambang atau tanda atau tulisan yang bermakna sehingga pesan yang disampaikan
penulis dapat diterima oleh pembaca.
SUMBER :https://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/al_daulah/article/download/4854/4346/
TEKS 4
TOPIK : PENTINGNYA PEMBINAAN KEGIATAN MEMBACA SEBAGAI IMPLIKASI
PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA
PERNYATAAN : Membaca adalah suatu proses yang dilakukan serta dipergunakan oleh pembaca untuk
memperoleh pesan yang hendak disampaikan oleh penulis melalui media kata-kata/bahasa tulis
(Hodgson dalam Tarigan 1986:7). Membaca pada hakikatnya adalah suatu yang rumit yang
melibatkan banyak hal, tidak hanya sekadar melafalkan tulisan, tetapi juga melibatkan aktivitas
visual, berpikir, psikolinguistik, dan metakognitif (Crawley dan Mountain dalam Nanang 2009).
Membaca merupakan salah satu keterampilan berbahasa yang termasuk di dalam retorika seperti
keterampilan berbahasa yang lainnya (berbicara dan menulis) (Tarigan 1984: 4).
Secara linguistik, membaca merupakan proses pembacaan sandi (decoding process).
SUMBER : https://media.neliti.com/media/publications/54467-ID-pentingnya-pembinaan-kegiatan-membaca-se.pdf
Komentar
Posting Komentar